Senin, 21 Mei 2012

SAMPLE KEHIDUPAN


Beberapa hari yang lalu saya dan teman-teman mendapatkan jatah job yang belum biasa kami lakukan. Pekerjaan Furniture, yaitu merangkai meja kursi kantor yang di impor dari Kanada. Sehari bekerja capeknya luar biasa, tapi hasilnya nggak ada. Kelamaan diskusi, mencoba dan mengira-ngira. Bongkar pasangpun kami lakukan. Posisi barang dilantai dasar, sedangkan area yang kami kerjakan di lantai 3. Kebetulan lift belum jadi. Sebetulnya sudah ada kuli khusus naikin barang  dari orang –orang berkebangsaan Mesir, Yaman dan ada juga orang Sudan. Tetapi kami nggak tau barang apa saja yang kami butuhkan dan nanti bentuk jadinya seperti apa. Sehingga kamipun ikut naik turun untuk memilah–milah. Padahal barang sangat banyak jumlahnya dengan berbagai type dan ukuran.

Keesokan harinya, Muhandis kami (kalau di Indonesia Manajer) membawa seseoarang yang mungkin dari Distributor furniture tersebut . Mereka membuat Sample satu kamar untuk pekerjaan kami. Kami semua memperhatikan, belajar dan mengikuti. Ternyata ada hal-hal  kecil yang tak terfikirkan oleh kami  yang  menjadi satu kesatuan terbentuknya  barang  tersebut.  Dengan sample kami bisa bekerja lebih mudah, tidak menguras waktu,  pikiran, dan tenaga. Tetapi bisa menghasilkan dengan kuantitas yang lebih  banyak dan hasil yang sempurna sesuai desain pabrik.

Dalam kehidupanpun demikian juga, agar kita tidak terlalu banyak menguras Fikiran, waktu dan energi, maka carilah seseorang yang bisa kita jadikan Sample sesuai dengan minat dan bakat  kita. Setelah aktif di Twitter, saya merasa sudah menemukan orang yang bisa saya jadikan sample dalam kehidupan saya.  sesuai latar belakang, minat dan bakat saya.

1.   Bapak Jamil Azzaini  keturunan kelurga miskin yang tinggal ditengah hutan di lampung. Melalui perjuangan panjang , melewati ujian, halangan dan rintangan, ahirnya beliau bisa menjadi seorang Insinyur.  Selain mempunyai beberapa perusahaan, beliau  juga berprofesi sebagai Inspirator Sukses Mulia.  Cita-citanya sangat mulia, yaitu menginspirasi lima juta orang dan satu  juta diantaranya terangkat harkat dan martabatnya. Beliau menginginkan rantai kemiskinan bisa diputus dengan mendirikan pesantren wirausaha di klaten gratis untuk yang tidak mampu.
2.   Mas Saptuari Sugiharto seorang anak yatim yang berhasil menyelesaikan sekolah dan kuliah dengan kerja kerasnya. Berhasil  diusia muda dengan beberapa bisnisnya yang sudah mempunyai puluhan cabang di Indonesia. Merintis usaha di daerah hingga bisa memberdayakan orang-orang disekitarnya. Gagasannnya sangat luarbiasa. Dengan sedekah rombongan yang beliau bentuk, dalam sebelas bulan telah berhasil membantu 1300 Dhuafa dan menyalurkan dana senilai 3 Milyar rupiah.
3.   Kang Rendy Saputra seseorang yang Drop Out  dari kuliah tetapi tetap bisa tampil percaya diri dalam membangun relasi. Diusia yang ke 26 beliau sudah bisa memiliki beberapa perusahaan dan menginspirasi banyak orang melalui seminar dan training-trainingnya dengan brand "MUDA MULIA".

Dengan mengenal beliau-beliau ini membuat saya lebih yakin dan percaya diri bahwa saya pasti bisa sukses dengan seijin Allah dan tentunya juga do'a dari para sahabat. Biarpun saya anak yatim, keturunan orang miskin, tidak lulus kuliah. Karena saya merasa bahwa saya mempunyai kemampuan dasar seperti mereka. Yaitu kemampuan  menulis, publik Speaking, dan karakter kepemimpinan. Sehingga saya harus selalu mengasahnya. Semoga saya bisa banyak belajar dan mengikuti jejak langkah beliau-beliau ini, sehingga tak perlu  membuang waktu berlama-lama lagi untuk mencoba dan mengira-ngira sendiri karena belum tahu ilmunya.

Semoga kesehatan dan limpahan kasih sayang Allah selalu menyertai Beliau, sehingga bisa menebar manfaat lebih banyak lagi kepada orang-orang di sekitarnya, mencetak generasi sukses yang lebih banyak lagi,  sehingga Indonesia pasti bisa berjaya.Sudah saatnya negeri ini benar-benar bangkit, bukan hanya sekedar peringatan kebangkitan Nasional.

Bagaimana dengan para sahabat? Ayo temukan sample kehidupan kalian dan belajar darinya.. Semoga kita semua bisa bersama-sama membangun dan mengentaskan kemiskinan di Negeri ini. Amin..!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar