Minggu, 11 Agustus 2013

TKI Wajib Sukses



Dok www.LensaIndonesia.com
Ada seorang  teman yang sangat sering sekali tidak masuk bekerja. Seolah sudah terjadwal tiap bulan mesti absen sekian hari. Suatu saat kami sedang bersama, ketika mengobrol kuberanikan diri untuk bertanya; "Kamu kok sering sekali tidak masuk kerja, memangnya enggak punya cita-cita?" tanyaku sambil becanda. Diapun menjawabnya; "Alhamdulilah bang, semua cita-citaku sudah terlaksana".

Dalam hati aku merasa heran, karena disisi lain kami semua teman-temannya merasa kasihan. Ketika gajian datang hasil yang ia terima selalu banyak potongannya. Karena di tempat kami beda dengan di Indonesia atau perusahaan lainnya. Kadang potongannya berlipat; tidak masuk satu hari dipotong 2 hari dan seterusnya. "Padahal saya yang dapat sekian saja Cuma bisa kirim sekian" celoteh seorang teman lainnya.

Apakah dia bisa disebut sukses sebagaimana pernyataannya? Jawabnya "bisa". Karena Sukses itu relatif.  Sukses adalah kita menginginkan sesuatu lalu kita perjuangkan itu dengan sungguh-sungguh, dan kemudian kita berhasil mendapatkan/mewujudkannya.

Setiap TKI pasti mempunyai alasan masing-masing kenapa mereka rela meninggalkan kampung halaman dan keluarganya kemudian pergi ke Negeri orang. Pasti ada sesuatu hal yg diperjuangkan atau sesuatu hal yang ingin diwujudkan. Ketika kita telah berhasil mewujudkannya, berarti kita telah sukses.

Temanku itu sudah Sukses, lalu kenapa teman-teman yang lainnya merasa kasihan? Bisa jadi karena impian/cita-citanya terlalu kecil dari kebanyakan orang pada umumnya. Padahal impian/cita-cita itulah yang menjadikan kita semangat dalam bekerja di perantauan dan berhati-hati dalam mengelola keuangan. Ketika kita merasa apa yang kita impikan sudah tercapai, kita mesti membuat rencana, target  baru dan membesarkan impian.

Yang bahaya adalah ketika apa yang ia lakukan itu adalah sebuah kemalasan tetapi merasa sudah sukses. Karena pada kenyataannya orang-orang yang sukses baik secara materi, karier ataupun ilmu;  mereka semua adalah orang-orang yang berdisiplin tinggi dan bisa menggunakan waktu dengan sebaik-baiknya.

Melihat kenyataan dan pengalaman teman-teman seperjuangan bahwa; “mereka yang fokus dengan impiannya (impian ketika hendak berangkat merantau), menjadikannya lebih semangat, rajin dalam bekerja dan beribadah, hati-hati dalam mengelola keuangan dan tidak mudah tergoda dengan hal-hal yang negative”.

Ketika semangat mulai kendor mereka memvisualisasikan/membayangkan bagaimana sakitnya dan penderitaan keluarganya jika sesuatu yang di cita-citakan  itu tidak terwujud. Dan membayangkan pula senyum bahagia keluarga ketika sesuatu hal yang dicita-citakan itu terwujud.

Selanjutnya setelah daya upaya usai kita lakukan, hanya kepadaNYA_lah kita berserah diri. Tiada daya dan kekuatan apapun selain milikNYA. Segalanya akan menjadi mudah jika Dia berkehendak dan semua jalan akan terasa sulit jika Dia berkehendak untuk menjadikannya sulit. Dialah Tuhan Yang Maha Kuasa sebaik-baik tempat kita berlindung dan memohon pertolongan.

Kita semua mesti berkomitmen "Menjadi TKI Wajib Sukses". Apakah semangat bekerja anda di Tanah Rantau sedang loyo?, segera tulis Impianmu dan silahkan dicoba Tips diatas…!
Mohon Maaf lahir batin atas segala kekurangan dan kesalahan. IED MABRUUK…!

Salam Positif…!

1 komentar:

  1. bang tono,,,tolong cari kan nmor pasport atas nama wiwikwinarti bt matshari bt joremi,,,tgl 5 mei 76 ,,,,,,dri pt al findo mas buana,,thn 2005

    BalasHapus